Cara Menghafal Al-Quran Dengan cepat Dan Tidak Mudah Lupa 2021

Cara menghafal al-quran dengan cepat dan tidak mudah lupa pada zaman sekarang ini banyak sekali. Akan tetapi, penting untuk menjadi renungan. Menghafal adalah usaha memasukkan suatu kedalam fikiran supaya senantiasa tetap ingat. selamanya terjaga dan tidak lupa.

 

Apa perbedaan setoran al-quran dan menghafal alquran??

 

Kata hafizh qur’an – istilah hafizh berasal dari bahasa arab yang artinya adalah menjaga jangan sampai rusak, memelihara atau melindungi. 

Pengertian makna hafizh.

cara menghafal alquran dengan cepat dan tidak mudah lupa 2021
cara menghafal alquran dengan cepat tidak mudah lupa

 

Kata hafizh apabila ditasrif adalah sebagai berikut: 

حفِظَ يَحفَظ ، حِفْظًا ، فهو حافظ وحفيظ مَحْفوظ

sedangkan kata hifdun ( huruf fa disukun) artinya penjagaan perlindungan atau memelihara. apabila digandeng dengan kata lain hafadho ‘alaih artinya memperhatikan atau mementingkan.

 

حفِظَ السِّرَّ
artinya menyimpan.
حفِظ الأمرَ

memperhatikan atau mementingkan.

 

sedangkan kata hafidz dalam bahasa inggris memiliki arti: protection

penulis mediatahfizh.com menemukan di dalam al-quran kata “حفظ” banyak sekali ditemukan, diantaranya:

 

a. surah An-Nisa: 34

 

فَٱلصَّٰلِحَٰتُ قَٰنِتَٰتٌ حَٰفِظَٰتٞ لِّلۡغَيۡبِ بِمَا حَفِظَ ٱللَّهُۚ [ النساء: 34]

artinya: Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka). [An Nisa”:34]

 

b. surah Al-Mu’minun: 9

 

وَٱلَّذِينَ هُمۡ عَلَىٰ صَلَوَٰتِهِمۡ يُحَافِظُونَ [ المؤمنون: 9]

artinya: dan orang-orang yang memelihara sembahyangnya. surah [Al Mu”minun:9]

 

c. surah As-Saffat: 7

وَحِفۡظٗا مِّن كُلِّ شَيۡطَٰنٖ مَّارِدٖ [ الصّافّات: 7]

artinya: dan telah memeliharanya (sebenar-benarnya) dari setiap syaitan yang sangat durhaka, [As-Saffat:7]

 

dari ayat-ayat di atas, dapat diketahui bahwa kata hafizh yang artinya menjaga, memelihara,  lawan katanya adalah lupa, tidak menjaga, lupa untuk memelihara.

 

Pengertian al-Quran – al-Quran  adalah firman allah swt yang diturunkan kepada nabi muhammad saw melalui perantara malaikat jibril. Diawali surah al-fatihah dan diakhiri surah al-ikhlas. disampaikan secara mutawatir. Al-Quran diturunkan dengan sedikit demi sedikit di kota Mekah dan Madinah, dari tahun 610 M sampai tahun 632 M.

 

Pengertian Mutqin- mutqin berasal dari bahasa arab adalah istilah yang digunakan oleh orang-orang arab yang dalam murojaah hafalan al-quran tanpa mushaf karena sudah langat ancar dan kuat. kalau lupa atau terbolak-balik kalimat mereka bisa membetulkan sendirinya.

 

Sedangkan di indonesia mutqin berasal dari para santri yang menghafal al-Quran. kemudia diatas mutqin terdapat istilah dhobith atau tsabit. hafalannya sudah tidak ada kesalahan dan dapat menulis ayat-ayat alquran dengan hafalannya tanpa melihat mushaf alquran. hal inilah langka sekali !

 

Metode Menghafal Al-Qur’an  Dengan cepat Dan Tidak Mudah Lupa 2021

  1. Membaca satu ayat secara tartil dengan melihat mushaf sebanyak-banyaknya minimal 40 kali

  2. Membaca satu halaman penuh dengan tartil.

  3. Membaca 1 ayat dengan menutup mushaf dan mengulangi hingga lancar.

  4. Membaca satu ayat sampai waqaf dengan lancar. Setelah menghafal satu ayat, kemudian digabung dengan

  5. ayat selanjutnya hingga menjadi satu halaman utuh.

  6. Membaca satu ayat diulang-ulang dengan menutup mushaf atau disimak teman secara tartil dengan 40 kali pengulangan.

 

Tips  Menghafal Al-Quran cepat Dan Tidak Mudah Lupa 2021

Ada beberapa ikhtiar atau tips yang bisa dilakukan agar hafalan Menghafal Al-Qur’an  semakin kuat.  Berikut ini tips yang penulis mediatahfizh.com ramu dari beberapa sumber: 

 

1. Usahakan selalu membawa mushaf Al-Qur’an.

Fungsinya adalah agar dapat selalu memanfaatkan waktu yang kosong untuk senantiasa dekat dengan Al-Qur’an. Penghafal tidak usah malu atau riya saat di tempat umum. Tetaplah membaca Al-Qur’an dengan percaya diri diiringi keikhlasan.

 

2. Mempunyai teman untuk saling simak (mudārasah).

Hal ini sangat penting sekali, karena apabila selalu memperdengarkan bacaan Al-Qur’an kepada teman, penghafal akan mendapat koreksi dan motivasi. Berbeda jika muraja’ah sendiri, seorang penghafal Al-Qur’an akan sering melirik mushaf. Tak hanya itu, terkadang godaan mengantuk sering dialami jika menghafal sendirian. Misalnya, muraja’ah 15 menit sedangkan tidurnya 2 jam.

 

3. Mengganti posisi duduk.

Apabila saat muraja’ah terasa ngantuk dan pegal ketika duduk, cobalah untuk berganti posisi dengan bersila, berdiri, duduk tawaruk, duduk iftirasy, atau bisa juga dengan melakukan gerakan stretching kecil, dan lain-lain.

 

4. Mengikuti halaqah tafsir.

Penghafal Al-Qur’an hendaknya mengikuti kajian-kajian tafsir atau ulum Al-Qur’an. Dalam kegiatan halaqah tafsir, biasanya para peserta akan membaca berurutan ayat yang akan dikaji. Peserta halaqah akan mulai menggali dari aspek asbabun nuzul, aspek kosa kata, aspek balaghah, makna tafsiriyah, sampai aspek gramatikal.

 

 

Baca artikel menarik lainyaTips menghafal surah al-Isra

Cara Mengingat Ayat-Ayat yang mirip di alquran dengan Pendekatan I’rob.

 

penulis mediatahfizh.com menuliskan tips dan gambaran cara menghafal al-Quran cepat dan tidak mudah lupa dalam kategori hitungan waktu untuk mentargetkan 30 juz.

 

  1. Menghafal dua lembar setiap hari atau empat halaman mushaf Al-Qur’an. dalam satu juz itu terdiri dari 21 halaman, maka kita membutuhkan waktu lima hari untuk menyelesaikannya: 4+4+4+445. Sehingga setoran setiap juz akan selesai dalam waktu 5 hari. kemudian lima bulan akan selesai menghafal seluruh Al-Qur’an (30 juz).

  2. Menghafal satu lembar setiap harinya atau sama dengan dua halaman mushaf Al-Qur’an. Dengan demikiant hafalan seluruh Al-Qur’an akan selesai dalam waktu sepuluh bulan, dengan taufik dari Allah.

  3. Menghafal satu halaman mushaf Al-Qur’an setiap harinya. Dengan demikian, hafalan seluruh Al-Qur’an kan selesai dalam waktu dua puluh bulan, atau sekitar satu tahun delapan bulan. 

  4. Menghafal Al-Qur’an yang tidak terikat dengan jumlah tertentu. Tingkatan ini bagi orang-orang yang baru belajar atau anak-anak. Jadi, hafalan Al-Qur’an menjadi bebas jumlahnya dalam setiap harinya.

 

Keempat Cara Menghafal Al-Quran Dengan cepat Tidak Mudah Lupa dengan hitungan waktu diatas belum ada hitungan murojaah. inilah yang menjadi kekuranganya.

 

Cara menghafal alquran dengan cepat dan tidak mudah lupa untuk para huffadz yang bercita-cita tasmi 30 juz satu duduk. Mereka haruslah istiqomah berwirid dengan hafalan kapansaja dan dimanasaja. 

 

Cara menghafal al-Quran dengan cepat dan tidak mudah lupa.

a. Setelah selesai satu juz, kemudian hafalan tersebut harus diulang tanpa membuka mushaf.
b. Menggunakan metode takrir 55x perhalaman tanpa mushaf .
c. Murojaah 40x per juz tanpa mushaf .
d. Membaca al-quran 41x khotaman bilghoib tanpa mushaf.

 

HAL-HAL YANG HARUS DIHINDARI SAAT MENGHAFAL AL-QUR’AN:

 

  • Berpindah-pindah Surah

Kecenderungan beberapa anak-anak yang menghafal Al- Qur’an karena mengalami kesulitan dengan surah tertentu kemudian berpindah ke surah lain. Contohnya, ketika menghafal surah an-Nisa’, karena menemukan kesulitan pada ayat waris, kemudian penghafal pun berganti ke surah di bagian belakang. Akhirnya si penghafal pun tidak menyelesaikan surah an-Nisa’ karena berpindah-pindah surah.

 

Hal lain yang sering dialami oleh penghafal ialah menyerah ketika menemukan ayat yang sangat sulit. Sudah diulang 100 kali atau bahkan diulang seharian tapi belum mutqin. Lalu penghafal merasa berputus asa ketika maju kepada kiai untuk setoran hafalan kemudian gagal. Al-Qur’an pun ditutup dan merasa tidak mampu kembali menghafal.

 

Sebagian orang merasa bahwa menghafal itu berat dan melelahkan. Nasihat kesabaran dalam berbagai macam kondisi layaknya perlu ditinjau kembali. Sabar dalam ketaatan dan menjauhi maksiat itu porsinya lebih besar daripada sabar dalam musibah.

 

Begitu pula sabar dalam proses menghafal Al-Qur’an adalah komitmen untuk senantiasa dalam ketaatan. Apabila dipahami lebih mendalam, beban kesulitan menghafal Al-Qur’an itu sebenarnya tidak ada, yang ada hanyalah kita belum bersungguh-sungguh dalam menghafal. Jangan mengucapkan menghafal itu “berat” karena kata itu hanya akan mendatangkan kemalasan yang berkepanjangan.

Seorang mukmin perlu benar-benar yakin bahwa Allah akan memberikan jaminan kemudahan untuk menghafal Al-Qur’an.

  • Malas

    Kemalasan datang ketika seseorang berada pada rutinitas yang monoton dan tidak disukai. Bentuk lain kemalasan adalah sering menunda-nunda, tidak mood, dan mengulurmengulur waktu. Ada suatu ungkapan, perbedaan manusia dengan komputer adalah jika komputer mempunyai tombol enter sedangkan manusia punya entar. Kembali memperbarui niat dalam menghafal dengan cara menyenangkan akan menurunkan tingkat kemalasan.

Ingatlah suatu pepatah, love what you do, do what you love.

Buatlah jadwal baru, selipkan kegiatan olahraga dan rihlah-lah untuk memupuk semangat menghafal. Jika dibiarkan, sifat malas dalam muraja’ah akan menjalar seperti api yang membakar kayu. Secara individu, setiap penghafal Al-Qur’an biasanya mengetahui di ayat mana saja dia sering lupa.

 

Setiap orang mampu  merefleksikan kelemahannya. Maka, ketika ada hafalan yang terlupa—sedikit atau banyak— segeralah kembali mengambil mushaf dan muraja’ah-lah.

 

  • Tidak Mau Dikoreksi

Dalam proses menghafal Al-Qur’an setiap hari, penghafal biasanya menemukan kesalahan, baik itu harakatnya yang tertukar atau lupa dengan suatu kata. Maka dari itu, koreksi dari siapa pun harus diterima sebagai nasihat yang agung walaupun yang mengingatkan bacaan adalah anak kecil yang hafalannya Al-Qur’annya sedikit. Begitupun membiarkan bacaan orang lain yang keliru dan segan mengingatkannya adalah hal yang salah. Itulah beberapa muhasabah diri yang harus disadari.

 

  • Tidak Mau Belajar Tahsin

Seseorang yang mahir membaca Al-Qur’an tentu telah melalui banyak latihan, banyak bimbingan. Konsisten untuk membaca panjang bacaan hukum mad, tidak mengurangi atau menambahi. Memperhatikan huruf terakhir di setiap ayat, karena waqaf dan washal merupakan pembahasan dalam ilmu tajwid. Bahkan dulu para kiai saat latihan melafakan huruf per huruf tenggorakan sampai mengeluarkan darah. Suara mereka saat latihan masih bisa didengarkan sampai 1 km.

 

Syaikh Muhammad bin al-Jazari mengungkapkan:

Mempelajari ilmu tajwid wajib, barangsiapa yang tidak
maumemperbaiki bacaan Al-Qur’an maka dia berdosa

Karena Allah menurunkan Al-Qur’an dengan bacaan menggunakan tajwid, dan demikianlah dengan tajwid Al-Qur’an sampai kepada kita.

 

  • Melakukan Kemaksiatan

Menganggap remeh sebuah dosa kecil adalah kebodohan yang hakiki. “Tak apa melakukan dosa kecil, dengan berwudhu nanti juga luntur dosanya,” adalah pemahaman yang keliru. Penting bagi kita untuk menjaga diri dari segala bentuk godaan. Hal itu dapat dikatakan perang sebenarnya dengan diri sendiri. Kemaksiatan akan datang dan membuat rasa penyesalan yang mendalam. Dosa atau kemaksiatan akan menimbulkan kekhawatiran dan ketakutan.

 

 

Contoh membuat jadwal menghafalan al-quran cepat dan tidak mudah lupa.

 

Hari

Hafalan baru

murojaah

nilai

Rabu

Halaman 1

Halaman 1

 

kamis

Halaman 2

Halaman 1 dan 2

 

Jum’at

Halaman 3

Halaman 1,2 dan 3

 

Sabtu

Halaman 4

Halaman 1,2 dan 3

 

ahad

 

istirahat

istirahat

 

senin

Halaman 5

Halaman 1,2,3, dan 4

 

selasa

Halaman 6

Semuanya

 

 

 

Contoh tabel jadwal Cara Menghafal Al-Quran Dengan cepat Tidak Mudah Lupa target mutqin 30 juz

 

Hari

Membaca dengan melihat musfhaf

Mutqin juz 2

nilai

Rabu

Membaca juz 2 dengan bacaan tadwir

Menguatkan hafalan halaman 22, 23 dan 24

 

kamis

Membaca juz 2 dengan bacaan tadwir

Menguatkan hafalan halaman 25, 26, 27

 

Jum’at

Membaca halaman 22 – 27 juz 2 dengan menutup mushaf

Menguatkan hafalan halaman 28, 29, 30

 

Sabtu

Membaca halaman 28-22 juz 2 dengan bacaan tadwir

Menguatkan hafalan halaman 31,32,33

 

ahad

istirahat

istirahat

 

senin

Membaca juz 2 dengan bacaan tadwir

Menguatkan hafalan halaman 34, 35, 36

 

selasa

Membaca juz 2 dengan bacaan tadwir

Menguatkan hafalan dengan disimak

 

 

 

Para hafizh al-quran setelah selesai murojaah menguatkan juz ini, setiap hari wajib mengulanginya tanpa melihat mushaf atau disimak teman. Murojaah ini dilakukan sesuai urutan dalam mushaf. Seperti surah al-Baqarah sampai an-Nas. Demikian artikel Cara Menghafal Al-Quran Dengan cepat Tidak Mudah Lupa 2021. Saran dan komentar kami harapkan.

Terima kasih semoga bermanfaat admin 08951-888-70-22

 

Share

Leave a Comment